Fakta-Fakta yang Jarang Dibahas di Media, Tapi Perlu Kamu Ketahui
![]() |
Arteesid.com - Banyak hal terjadi di dunia ini, tetapi tidak semuanya muncul di media mainstream. Beberapa informasi sengaja disembunyikan, sementara yang lain dianggap kurang menarik untuk dijadikan berita. Namun, jika kamu mengetahuinya, kamu bisa melihat dunia dari sudut pandang yang lebih luas.
Berikut Fakta yang Jarang di bahas, tapi penting buat kamu Ketahui.
![]() |
cc Pinterest/laxmi william |
Banyak orang mengira bahwa kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi akan membantu pekerjaan manusia. Faktanya, teknologi ini justru menggantikan tenaga kerja manusia. Perusahaan kini lebih memilih menggunakan AI daripada menggaji karyawan. Jika sebelumnya suatu pekerjaan membutuhkan 10 orang, kini cukup dua orang yang menguasai teknologi.
Di balik narasi bahwa AI menciptakan lapangan kerja baru, kenyataannya banyak pekerjaan lama yang menghilang.
Jika kamu masih beranggapan bahwa bersekolah, kuliah, lalu bekerja kantoran adalah jaminan hidup aman, maka saatnya untuk menyadari bahwa dunia telah berubah.
![]() |
cc Pinterest/TOTS Business |
2. Perbudakan Digital: Konten Gratis, Tapi Kamu yang Jadi Produk.
Setiap hari kita menghabiskan waktu di media sosial, tetapi pernahkah kamu berpikir mengapa platform seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan Google bisa memberikan layanan gratis? Tapi mereka jadi perusahaan Triliunan Dollar. dari mana Duitnya? Jawabannya adalah karena mereka menghasilkan uang dari data kita.
Setiap klik, like, dan waktu yang dihabiskan di platform mereka adalah sumber pendapatan bagi perusahaan. Dengan AI mereka yang semakin memahami psikologi manusia, mereka dapat mengontrol informasi yang kamu konsumsi tanpa disadari.
Singkatnya, bukan mereka yang menjual produk kepada kamu—kamu lah produknya.
![]() |
cc Pinterest/World from the bird blog |
3. Sistem Pendidikan Dibuat untuk Melahirkan Pekerja, Bukan Orang Sukses.
Pernahkah kamu bertanya mengapa sekolah mengajarkan matematika, sejarah, dan sains, tetapi tidak mengajarkan cara mencari uang, investasi, atau membangun bisnis? Sistem pendidikan modern dirancang pada era Revolusi Industri untuk mencetak pekerja yang patuh, bukan pengusaha atau pemimpin.
Pendidikan gratis hanyalah ilusi. Kamu membayarnya dengan waktu, tenaga, dan akhirnya bekerja dalam sistem yang sudah dirancang oleh para elit ekonomi.
Sekolah bukanlah hal yang salah, tetapi jika hanya bergantung pada sistem pendidikan untuk masa depan, itu adalah kesalahan besar.
![]() |
cc Pinterest |
Konflik global bukan hanya tentang agama atau ideologi, tetapi lebih sering berkaitan dengan perebutan sumber daya alam. Negara yang kaya akan minyak, gas, emas, dan tanah subur justru sering kali tetap miskin karena sumber daya mereka dikuasai pihak luar.
Kita membayar listrik, air, dan bahan bakar, padahal semua itu berasal dari tanah kita sendiri. Mengapa sektor pertanian sering diabaikan? Karena jika rakyat bisa memproduksi makanan sendiri, mereka tidak bisa dikontrol melalui harga pangan.
Dengan kata lain, sistem ini dirancang agar kita tetap bergantung.
![]() |
cc Pinterest |
5. Uang adalah Ilusi yang Dipercayai Semua Orang.
Banyak orang bekerja keras mencari uang, tetapi jarang yang memahami mengapa nilainya terus menurun. Dahulu, Rp100.000 bisa membeli banyak barang, tetapi sekarang inflasi semakin tinggi sementara kenaikan gaji tidak sebanding.
Uang kertas tidak lagi didukung oleh emas—nilainya hanya berdasarkan kepercayaan. Bank bisa mencetak uang kapan saja, tetapi kita harus bekerja keras untuk mendapatkannya.
Sadar ngga kalau Sistem ini membuat mereka yang memiliki akses ke pencetakan uang semakin kaya, sementara yang hanya bisa mencarinya terus tertindas.
![]() |
cc Pinterest |
![]() |
cc Pinterest |
7. Tanah Lebih Berharga dari Emas, Tapi Milik Kita Makin Sedikit.
Harga properti semakin mahal karena semakin banyak tanah yang dikuasai oleh segelintir orang. Mafia tanah membeli tanah dengan harga murah, menahannya beberapa tahun hingga harganya naik drastis, lalu menjualnya ke pengembang.
Akibatnya, generasi muda semakin sulit memiliki rumah karena harga yang tidak masuk akal. Sementara lahan pertanian semakin berkurang karena dialihfungsikan menjadi properti komersial.
Yang sudah kaya semakin mudah membeli tanah, sementara yang miskin semakin sulit memiliki tempat tinggal sendiri.
![]() |
cc Pinterest |
Apakah kamu berpikir pemerintah benar-benar ingin menghilangkan kemiskinan? Jika semua orang kaya dan mandiri, siapa yang akan bekerja dengan upah rendah?
Kemiskinan adalah bisnis besar. Ada industri yang bergantung pada orang miskin, seperti bank yang memberikan pinjaman, perusahaan yang membutuhkan pekerja murah, dan politisi yang menjual janji.
Bantuan sosial bukan untuk menghapus kemiskinan, tetapi untuk membuat masyarakat tetap bergantung.
Sistem pendidikan juga tidak dirancang untuk membuat orang miskin naik kelas, tetapi hanya cukup cerdas untuk bekerja tanpa cukup sadar untuk melawan sistem.
Jika kamu masih percaya bahwa pemerintah akan membuat semua orang kaya, maka kamu sedang terjebak dalam manipulasi terbesar dalam sejarah.
SAATNYA BUKA MATA
Dunia ini dijalankan oleh sistem yang dirancang untuk menjaga segelintir orang tetap berkuasa, sementara mayoritas tetap di bawah.
Kamu punya pilihan:
- Tetap mengikuti sistem, bekerja keras mengejar mimpi yang telah ditentukan oleh mereka.
- Mulai sadar, memahami cara kerja dunia yang sesungguhnya, dan mengambil kendali atas hidupmu sendiri.
Banyak hal yang tidak diajarkan di sekolah atau diberitakan di media. Jika kamu tidak mencari tahu sendiri, kamu akan menjadi bagian dari permainan mereka tanpa menyadarinya. Saatnya membuka mata, karena tidak ada yang akan memberikan kebebasan kepadamu—kamu sendiri yang harus mengambilnya.
Sc :Irwansyah